Sel Telur PDF Print E-mail
Written by lokomotif   
Wednesday, 17 February 2010 23:17
Saya mau bertanya mengenai sel telur. Makanan apa saja yang dapat memicu sel telur jadi besar-benar dan banyak? karena sel telur saya kecil-kecil 14 dan 17mm. Saya sudah minum obat penyubur yang diresepkan dokter pribadi saya 2 tablet dalam 5 hari.
Saya juga konsumsi vitamin E rutin, tidak minum bersoda, teh, kopi.
Berapa ukuran rahim normalnya? Ukuran rahim saya 34 mm. Apakah ini normal dan tidak terlalu kecil?
Dokter saya hormon progesteron saya rendah, oleh karena itu sel telur saya mengecil.
Saya sudah 2 tahun nikah tapi belum punya momongan.

Siume, Surabaya
Yang terganggu pada kasus ibu ini adalah proses perkembangan sel telur (folikulogenesis) yang mengakibatkan ibu tidak mengalami ovulasi. Ukuran folikel (sel telur) 14 dan 17 mm bisa saja normal, lho tergantung pada saat pemeriksaan, ibu sedang berada pada fase apa; ukuran folikel 14-17 mm bisa ditemukan pada folikel di pertengahan fase proliferasi (yaitu pada hari ke 6-10 mm pada wanita dengan siklus haid 28 hari). Ukuran folikel (sel telur) pada fase proliferasi (fase proliferasi berlangsung pada hari kedua sampai hari ke-13 pada wanita yang siklus haidnya 28 hari) mengalami perkembangan sampai pada saat menjelang ovulasi (pecahnya folikel untuk mengeluarkan sel telur matang yang siap dibuahi, biasanya terjadi pada hari ke-14 pada wanita yang siklus haidnya 28 hari) ukurannya bisa mencapai 23-25 mm. Apa yang mempengaruhi folikel sehingga bisa berkembang? Yang mempengaruhinya adalah kadar hormon estrogen (estradiol). Hormon ini disintesis (dibuat) oleh sel khusus di dalam folikel yang ada di indung telur (ovarium). Sintesis tersebut dipengaruhi oleh FSH (follicle stimulating hormone) yaitu hormon yang dihasilkan oleh suatu kelenjar di otak yang disebut kelenjar hipofisis.  Jika proses ini terganggu, maka folikulogenesis (perkembangan folikel) juga terganggu.

Mungkin ibu perlu diperiksa dengan teliti oleh ahli kandungan konsultan fertilitas untuk memastikan apakah benar ada gangguan perkembangan folikel yang ujung-ujungnya menyebabkan gangguan ovulasi.

Ukuran rahim ibu 34 mm itu bagian yang mana? Karena jika kita berbicara ukuran rahim, dimensi ukurannya adalah panjang dan lebar. Kalau lebar 34 mm masih normal. Panjang rahim minimal 3 mm. Jadi, menurut saya ukuran rahim ibu masih normal.  
Kadar progesteron ibu rendah justru karena tidak ada ovulasi, artinya bukan karena kadar hormone progesterone yang rendah lalu sel telur ibu tidak berkembang dengan baik. Hormon yang mempengaruhi perkembangan folikel itu bukan progesteron tetapi estrogen (estradiol) seperti penjelasan saya di atas. Kadar progesteron ibu ditemukan rendah, berarti ibu tidak mengalami ovulasi. Mengapa? Karena hormone progesterone kadarnya tinggi jika ovulasi sudah terjadi.

Saran saya, ibu dan suami berkonsultasi langsung ke ahli fertilitas agar bisa diketahui apa yang menyebabkan ibu mengalami gangguan ovulasi.

Image dr. Valleria Sp.OG
Staff Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Jakarta

Praktek:
1. RS Hasanah Graha Afia
Jl. Raden Saleh no. 42 Depok
Telp. 021-77826267

2. RS MH Thamrin International Cileungsi
Jl. Raya Narogong Limus Nunggal Cileungsi
Telp. 021-8235052

Last Updated on Wednesday, 17 February 2010 23:17
 
Shopping bag kosong



  • Lupa Password | Username
  • Anggota Terbaru:
    » Maria Setyartiningsih, Bekasi
    » Yasmien, Jakarta
    » Mercy, DKI Jakarta
    Jumlah Anggota: 14977

Live Chat
pin bb momsmiracle
whatsapp momsmiracle
085714350301
085718587426
cs : DJ
 Chat with Me
Reseller Info Shipping Rate
Hari ini2042
Kemarin6404
Minggu ini31838
Bulan ini91782
23 guests, 9 bots online
Today: Apr 20, 2014

Tgl Awal Haid Terakhir